Cari Blog Ini

Senin, 15 Agustus 2011

Facebook ku,... Diaryku !

Facebook ku,... Diaryku !
================

Assalamu'alaikum

 Tidak dipungkiri jika Facebook yang nota bener jejaring sosial didunia maya ternyata pengaruh dan imbas positif maupun negatif sangat mempengaruhi kehidupan didunia nyata kita. Malah kayak makanan sehari hari.

 Sudah bukan rahasia lagi jika sarana jejaring sosial lainnya ikut ambil peran dalam masalah tersebut. Cuma masalahnya ialah jejaring sosial di dunia maya lainnya gak nge BOOOM kayak Facebook, tau khan anda seperti YM, MIG 33, juga Twittwer & konco2ne. Nah dengan pergaulan yang tanpa batas didunia maya ini tidak disertai dengan kebijakan dan niat baik pemakainya.Disatu sisi ada orang yang niatnya baik menggunakan Facebook untuk menimba ilmu, dan nilai positif lainnya dan bahkan ada orang yang cerdas bisa menghasilkan uang secara halal via FB.

 Disisi lain, tidak sedikit pengguna lain yang tidak bertanggung jawab mengunakan fasilitas Facebook untuk niat buruknya, menggaet lawan jenis yang sering tidak memandang bulu (emang bulunya siapa yang mau dipandangi ??? BLETAKKSSss!!! jgn piktor achh!!!) target sasarannya, mulai yang single sampe orang yang sudah berkeluarga !!!
Busyeett dach !!!
Gimana kalo kluarga dia sendiri yang diacak - acak ???
Kagak mikir kale tuch orang -atas nama napsu yang dibalut cinta-!! astagfirullah,......

Memang sieh ,...
"Ga ada asap kalo ga ada api,...!!!"
Mangsudnya,ialah berhati hati dalam menggunakan Facebook dan menerima perlakuan orang lain entah yang sudah dikenal ataupun belum di Fb. Jangan sembarangan nulis status/catatan yang mengungkap rahasia dalam negri rumah tangga anda (bagi yang suah berkeluarga), atau jangan dikit lebay update status yang cuma menerangkan kondisi hati anda.

Tersadar ga sieh kalo anda bisa saja di awasi oleh banyak mata dari yang kenal hingga gak tau siapa dia. Apalagi kalo wajah dan tubuh anda yang menengah keatas (ya katagori mulai dari yang cukup ganteng/cantik/tampan hingga Cuaakep bertubi-tubi)

Makanya jangang bangga dulu kalo anda cakep dan masang foto cantik/tampan anda di FB, karena secara otomatis anda membuka peluang orang yg gak dikenal masuk kedalam kehidupan pribadi anda mulai dari awalnya inbox, coment minta no hp trus janjian ketemu di dunia nyata dan seterusnya....
Sadar atau engggak kalo hal itu berawal dari anda memasang foto indah anda di FB,..... Monggo kalo diri anda mau dijadikan ajang komersil. (jualan po???)

"Loe malah dari dulu su'udzon mulu sih !!!"

Waspada itu perlu, bukan karena sebab namun ini karena bukti nyata di kehidupan sudah terlihat !!! Justru kalo kita seolah "merem" gak ngliat berarti kita buta dong ! Bukan cuma buta mata tapi buta hatinya! Icchhh.... atuutt achhhh!!

Ingat Gak ayat pertama al Qur'an yang turun dan diwahyukan kepada Rasulullah??? (buka dulu primbon atawa buku contekannya Gih!!! Cepeet!! hahaha....!!!)

Udah ketemu???

"Emang apa hubungan nya??? Dari facebook ke Al Qur'an? "

Makanye buka dan baca dulu ayat pertama Al Qur'an dan trus baca artinya
dan renungkan sejenak...

"IQRO" (BACALAH)!’ ( Q.S. 96:1)

"Lha terus???
Yang dibaca apa? Lha wong Al Qur'an nya baru kluar ayat pertama?
Sebenar nya yang harus dibaca apa dan seperti apa? Rasanya bukan sekadar perintah seperti membaca buku dech ! Lha trus apa donggg???"

Memang terlalu mudah untuk mengartikan makna ayat yang pertama turun tersebut sebagai perintah supaya rajin belajar, misalnya. Bagaimana dengan orang miskin di hutan, misalnya, yang kebetulan tidak memperoleh kesempatan belajar membaca semenjak kecil hingga hari tuanya?

Betul, iqro’ yang dimaksud di ayat tersebut bukan sekedar membaca tulisan. Tetapi membaca alam semesta dan segala ciptaan-Nya, termasuk juga diri kita sendiri. Bukankah semua di alam semesta ini adalah ‘kitab’ karangan Allah SWT?. Nah, sebagaimana sebuah kitab/buku, dia harus dibaca. Dan tujuan membaca adalah untuk memahami isinya. Kemudian untuk memahami isinya, kita harus mengerti gagasan (topik) dasar dari kitab tersebut, sistematika penulisannya, dan sebagainya.

 Nah sekarang kita kembali ke masalah Facebook yang menjadi salah satu trend dimasa sekarang dengan penggunaan diluar batas bijak manusia yang menghancurkan rumah tangga seseorang apakah itu bukan cara Allah memberikan pelajaran pada manusia akibat negatif dari Facebook ???

Bukannya melarang, tapi mohon waspadalah dalam menulis status atau catatan di Facebook, jangan mengungkap kondisi dalam negri rumah tangga anda. Apakah ada untungnya???

Humss, paling paling alesan biar merasa lega dan ada tempat curhat khan???

BASI ITU MAH !!!

Coba anda bayangin jika kondisi anda saat sedih (dalam Rumah Tangga) yg seharusnya menjadi rahasia anda dan suami malah jadi rahasia umum, eh ternyata ada yng simpati dgn anda dan coba berkomunikasi eh ternyata cocok dan nyaman serta merasa aman. Tapi sayangnya orang tersebut adalah lawan jenis anda dan bukan pasangan nikah anda. Coba apa yang ada dibenak anda saat itu terjadi ???

Yang jelas muncullah perasaan simpati, terus bisa merkembang kepada rasa suka dan naksir, dan...... hiiiiiiiiiiiiii,..... pasti muncul dalam diri anda membanding - bandingkan antara pasangan hidup anda dengan teman curhat anda khan???

Kalo anda berusaha menutup hubungan khusus special dgn teman curhat anda serapat-rapatnya, suatu saat Allah akan membuka kebusukan kita dengan cara Nya yang kita sendiri gak tau.

Udah dech, kalo aib tersebut kebuka dan pasangan hidup anda tahu dan cemburu, wuiicch,... perkara besar tuch!! kalo ada infotainmet, bisa muncul di tayangan gosip. Wal hasil hubungan rumah tangga anda yang awalnya tiada cela karena masalah yang hadir selalu dituntaskan berdua dengan pasangan hidup, sekarang menjadi rusak dan berbekas hanya kecerobohan kita mengumbar rasa di status facebook untuk mendapatkan simpati atau perhatian orang lain.

Jadi Facebook gak ubahnya seperti "diary" terbuka dan bisa dinikmati orang banyak! padahal zaman dulu yang namanya "Diary" sangat tabu banget kalo sampe kebaca orang lain, wah bisa kalo sampe itu terjadi rasanya wajah ini ane lipet lipet trus ane masukin ke dompet dach,...!!! Malu pisan euuy!!

Tapi, beda zaman beda kondisi, sekarang "diary" anak anak remaja sampe tua yang udah masuk ke facebook.

Peluapan segala emosi kah?
Sedih,marah,kangen,kecewa dan perasaan cinta?
Apa Facebook jadi semacam buku diary-mu?
Sebuah sarana biar org lain tau apapun yg ada dlm pikirmu?
Tak jarang orang pun jadi berseteru dan perang status dgn saling sindir.
Pentingkah?

Monggo telaah baik baik dan secara bijak,.. ini gak memaksa anda untuk berhati hati dan lebih cerdas dalam menyikapi dahsyatnya efek Facebook kedalam dunia nyata kita. Tapi memang itulah adanya !!! Sudah jadi rahasia umum.

Pilihan tersebut ada pada anda!!!
Itu hidup anda, dan catatan ini hanya sebuah renungan saja.
Jika disikapi dengan bijak, dan diaplikasikan hikmah positipnya ya Alhamdulillah berarti catatan ini ada manfaatnya. Namun jika sikap anda sama saja gak mau tau dari awal, dan gak ada perubahan memperbaiki diri, maka ini gak memaksa anda.

Sebagai selingan saya masukkan sebuah berita dari Surat kabar Republika edisi 7 Mei 2011. tentang Maraknya perceraian yang smoga menggugah hati anda betapa dahsyatnya efek facebook kedalam kehidupan dunia nyata kita



~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
​~~~~~

Jejaring facebook bisa memicu perceraian. Di Bandung, kasus perceraian gara-gara facebook sudah muncul.

“Saya sendiri pernah menangani perkaranya,” kata Acep Saefudin, juru bucara Pengadilan Agama Bandung, Selasa (3/5).

Acep pun menghimbau suami – istri usia muda agar bijaksana menggunakan situs jejaring sosial itu.

“Biasanya diawalai dengan mengirim pesan melalui komentar mesara kepada teman atau sebaliknya dan hal itu diketahui pasangannya.” ujar Acep.

Menurut Acep, suami – istri yang bercerai gara-gara facebook membawa bukti berupa print out halaman facebook ke persidangan.

“Print out halaman facebook-nya dijadikan bukti oleh pihak yang bersangkutan pada majelis hakim sehingga diketahui main mesra-mesraan.” Ujar Acep.

Perkara yang masuk ke Pengadilan Agama, terus meningkat. Jumlah perkara yang masuk pada tahun 2009 sebanyak 3.559 perkara dan tahun 2010 naik menjadi 5.278 perkara.

“Naik sekitar 1.719 perkara atau sekitar 48 persen,” kata Acep. Dari jumlah perkara itu, 3.275 perkara (2009) adalah perkara cerai. Pada 2010, perkara cerai mencapai 3.629.

“Jadi ada kenaikannya sekitar 364 perkara cerai. Khusus untuk cerai sendiri naik 10 persen dari total keseluruhan.” ujar Acep.

Sumber : Republika edisi 7 Mei 2011.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
​~~~~~~~~~~~~


Hmm.. Dari ilustrasi di atas, kita bisa melihat seutas benang merah.

Facebook emang bener kayak pisau bermata dua.
Jika kita cerdik dan bijak menggunakannya akan mempunyai nilai positif, bahkan bisa menghasilkan uang.
Di sisi lain, penggunaan yang menyimpang akan menyebabkan keterpurukan berkepanjangan..

So, harapan ane bro n sis bisa memaknai arti ‘cerdik’ secara benar.
Cerdik gak harus pinter kog namun lebih arif bijaksana…

Uyeeeeeeeeeeeee,.....

Moga bermanfaat,....
Met beraktifitas aja ya,...

Wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar